Selasa, 19 Oktober 2010

PENGETAHUAN, ILMU DAN METODE ILMIAH


Pengetahuan diartikan secara luas, mencakup segala Hal yang kita ketahui tentang suatu obyek tertentu


Manusia mendapat pengetahuan berdasar kemampuannya selaku mahluk yang :
-          berpikir
-          merasa
-          mengindera


Kecuali itu manusia dapat pengetahuan lewat
-          INTUISI
-          WAHYU


Tiga kategori utama Pengetahuan
  1. ETIKA        ; pengetahuan yang baik dan buruk
  2. ESTETIKA ;  pengetahuan yang indah dan jelek
  3. LOGIKA     ;  pengetahuan yang benar dan salah

ILMU termasuk kategori LOGIKA (Logika Ilmiah).

Pengetahuan dapat juga dikategorikan sebagai berikut :
  1. Pengetahuan Indrawi (Knowledge)
     Semua fenomena yang dapat dijangkau panca indera
     Batas pengetahuan ini ialah segala sesuatu yang tidak tertangkap pancaindera

  1. Pengetahuan Keilmuan (Science)
Pengetahuan ini meliputi semua fenomena yang dapat diteliti dengan riset atau eksperimen sehingga apa yang berada di balik knowledge dapat dijangkau.  Batas pengetahuan ini ialah segala sesuatu yang tidak terjangkau lagi oleh rasio atau otak dan pancaindera.
   
  1. Pengetahuan Falsafi
Pengetahuan ini mencakup segala fenomena yang tak dapat diteliti, tapi dapat dipikirkan.  Batas pengetahuan ini ialah alam, bahkan juga bisa menembus apa yang ada diluar alam : TUHAN.






Ilmu atau sains (science) adalah pengetahuan tentang fakta-fakta baik natura atau sosial yang berlaku umum dan sistematik”.


Karena ilmu berlaku umum, maka darinya dapat disimpulkan pernyataan-pernyataan yang didasarkan pada beberapa kaidah umum pula.


Ilmu tidak lain dari suatu pengetahuan yang sudah terorganisir serta tersusun secara sistematik menurut kaidah umum (Nasir, 1988).


Menurut Suriasumantri (1991) Ilmu merupakan suatu pengetahuan yang mencoba menjelaskan rahasia alam agar gejala alamiah tersebut tidak lagi merupakan misteri.
Penjelasan tersebut akan memungkinkan kita untuk meramalkan sesuatu yang akan terjadi, dan dengan demikian memungkinkan kita untuk mengontrol gejala tersebut.


The Liang Gie (1997)
Ilmu mengarah pada berbagai tujuan
Tujuan-tujuan yang ingin dicapai atau dilaksanakan itu dapat secara teratur diperinci dalam urutan berikut :
-          pengetahuan (knowledge)
-          kebenaran (truth)
-          pemahaman (understanding, comprehension, insight)
-          penjelasan (explanation)
-          peramalan (prediction)
-          pengendalian (control)
-          penerapan (application, invention, production)




* Ilmu dikembangkan oleh para ilmuwan untuk mencapai PENGETAHUAN   
   atau
   MEMPEROLEH KEBENARAN

* Dari kedua hal tersebut, Ilmu diharapkan dapat mendatangkan PEMAHAMAN   kepada manusia mengenai alam semestanya, dunia sekelilingnya, atau bahkan mengenai masyarakat sekelilingnya dan dirinya sendiri.

* Berdasarkan pemahaman tsb., ilmu dapat memberikan penjelasan tentang gejala alam, peristiwa masyarakat, atau perilaku manusia yang perlu dijelaskan.

* Penjelasan dapat menjadi landasan untuk PERAMALAN

* Selanjutnya dapat menjadi pangkal dalam PENGENDALIAN terhadap sesuatu hal




                                 Proses ; Aktivitas Penelitian
Isosceles Triangle:    ILMU
 




                                 LMU



  Tata cara :                                         Produk ;
Metoda Ilmiah                                     Pengetahuan sistematis


ILMU         ; Suatu pengetahuan yang sudah terorganisir serta tersusun secara    sistematik menurut kaidah umum.

Penelitian :  Suatu penyelidikan yang hati-hati serta teratur dan terus menerus untuk memecahkan suatu masalah

Metoda Ilmiah : Merupakan prosedur yang mencakup berbagai tindakan  pikiran, pola kerja, tata langkah dan cara teknis untuk memperoleh pengetahuan baru ataupun mengembangkan pengetahuan yang ada.





METODA ILMIAH

*Pola Prosedural : -pengamatan
                                -percobaan
                              -pengukuran
                              -survai
                              -deduksi
                              -induksi
                              -analisis dll.

*Tata langkah   ;   -penentuan masalah
                              -perumusan hipotesis
                              -pengumpulan data
                              -penurunan kesimpulan
                              -pengujian hasil

*Berbagai Teknik; -daftar pertanyaan
                               -wawancara
                               -perhitungan
                               -pemanasan
                               -lainnya

*Aneka Alat      ;    -timbangan
                               -meteran
                               -perapian (tungku)
                               -komputer
                               -lainnya

a.    Kriteria :
    1. Berdasarkan Fakta
    2. Bebas dari Prasangka
    3. Menggunakan prinsip-prinsip analisis
    4. Menggunakan hipotesis
    5. Menggunakan ukuran obyektif;  deduktif vs induktif
    6. Menggunakan teknik Kuantitatif ; Rasional vs Empiris



b.    Langkah-langkah
    1. Memilih dan mendefinisikan masalah
    2. Survei terhadap data yang tersedia
    3. Memformulasikan hipotesis
    4. Membangun kerangka analisis serta alat-alat dalam menguji hipotesis
    5. Mengumpulkan data primer
    6. Mengolah, menganalisis serta membuat interpretasi
    7. Membuat generalisasi dan Kesimpulan
    8. Membuat laporan.


Oval: ilmu
Oval: penelitian
 



                             



      PROSES                                                   HASIL






Oval:   ilmu
Oval: Penelitian Oval: Kebenaran
 


                                                                   




      Proses                             Proses                                     Hasil


Kriteria Kebenaran ILMU :
-          Adanya Koherensi : koheren/konsisten dengan pernyataan sebelumnya
-          Adanya Korespondensi :  pernyataan dianggap benar, jika materi pengetahuan yang terkandung dalam pernyataan tsb. Mempunyai korespondensi dengan obyek yang dituju.
-          Pragmatis :  pernyataan dipercaya benar karena pernyataan tersebut mempunyai sifat fungsional dalam kehidupan.




Kebenaran yang ditemukan dengan METODA NON ILMIAH

1.    Penemuan kebenaran secara KEBETULAN
-          Kristal Ureasa (Summers)
-          Mesin Uap (Jams Warch)
-          Hukum Gravitasi (Newton)
-          Diagnosis Kehamilan (Goli Mainini)

2.    Penemuan kebenaran karena Wahyu :  ASI dampai dengan 2 tahun
3.    Penemuan Kebenaran secara INTUITIF  : berdasar Renungan, Lamunan
4.    TRIAL & ERROR (Coba-coba) ; butuh waktu dan butuh biaya
5.    Kebenaran karena WIBAWA


Ciri-ciri Penelitian yang Baik :
-          Masalah harus didefinisikan dan dirumuskan dengan jelas
-          Prosedur penelitian rinci
-          Disain penelitian jelas
-          Peneliti harus melaporkan   yang sejujur-jujurnya
-          Analisis data harus sinkron dengan hipotesis dan disain penelitian
-          Kesimpulan harus sinkron dengan Rumusan Masalah
-          Kualifikasi penelitian harus memenuhi persyaratan

KATA-KATA YANG PERLU DIPAHAMI DAN DIRENUNGKAN
PROFESI PENELITI
KEMAMPUAN MENELITI
Sarjana
Ilmuwan
Cendekiawan






























Tidak ada komentar:

Poskan Komentar